Detail Cantuman Kembali

XML

penggunaan electrostatic precipitator untuk mengurangi emisi gas buang kapal 16 GT


Seiring dengan perkembangan alat transportasi di Indonesia yang mempengaruhi jumlah emisi yang dihasilkan, terutama emisi yang dihasilkan alat transportasi laut. Berbagai macam cara digunakan untuk mengendalikan emisi gas hasil pembakaran, terutama hasil pembakaran pada kendaraan bermotor kapal laut dan salah satu cara yang digunakan adalah Electrostatic Precipitator (EP). Desain Electrostatic Precipitator menggunakan rotary system untuk mengurangi hambatan pada laju aliran pipa gas buang dan, peningkatan frekuensi dan tegangan sehingga menghasilkan lucutan listrik plasma. Berdasarkan peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 05 Tahun 2006 dilakukan pengujian opasitas. Dari hasil pengujian didapat perbandingan opasitas yang dihasilkan dengan menggunakan Electrostatic Precipitator dan tanpa Electrostatic Precipitator. Hasil pengujian menggunakan Electrostatic Precipitator didapat rata-rata N Active 6,683% dan N Max 8,15% lebih rendah dari tanpa Electrostatic Precipitator N Active 12,767% dan N Max 21,467%. Untuk nilai K menggunakan Electrostatic Precipitator didapat Active 0.162 dan Max 0,19, tanpa Electrostatic Precipitator didapat nilai K Active 0,32 dan K Max 0,582. Jadi Electrostatic Precipitator mampu mengurangi emisi yang dihasilkan dari pembakaran mesin diesel.
Sofian Fadeli - Personal Name
Arif Winarno, S.T., M.T. - Personal Name
Toto soeharmono .S.T.,M.T. - Personal Name
622.17.12 Sof p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2017
Surabaya
xiv, 58 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...